Pencarian
Banner
HARDIKNAS 2020PPDB2018
Login Member
Username:
Password :
Statistik

Total Hits : 308262
Pengunjung : 96534
Hari ini : 1
Hits hari ini : 7
Member Online : 19
IP : 172.16.88.155
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

Just Pentest!    Muachh<3
Agenda
27 June 2022
M
S
S
R
K
J
S
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9

GAME ONLINE, DAMPAK NEGATIF BAGI PELAJAR

Tanggal : 07-11-2021 20:02, dibaca 102 kali.

Oleh : Novita Sagitarani, S.Psi
Guru Bimbingan Konseling SMA Negeri 5 Tegal

Indonesia sebagai Negara yang tentunya sangat diperhitungkan di kancah dunia, masih banyak melakukan terobosan-terobosan dalam berbagai aspek kehidupan sehingga dapat menyetarakan kemajuannya dengan negara-negara maju lainnya. Melalui dunia pendidikan, pemerintah berusaha dapat mencetak generasi muda yang berkualitas, meskipun di masa pandemi covid-19 tetap melakukan proses pembelajaran secara online. Pembelajaran yang dilakukan secara online dapat memberikan dampak positif yaitu membuat pelajar semakin inovatif, kreatif dan banyak wawasan serta pengetahuan melalui berselancar di dunia maya.

Tak hanya dampak positif yang didapatkan pelajar, dampak negatif juga banyak didapatkan pelajar, terutama pelajar SMA Negeri 5 Tegal dengan kondisi orang tua sibuk dengan pekerjaannya, mengelola dagangannya dan kurang peduli dengan kondisi perkembangan dalam proses belajar putra putrinya, dan kurang mendukung terhadap masa depannya, akibatnya pelajar tersebut banyak memanfaatkannya dengan tidak bijak, banyak dampak negatif yang ditimbulkan, seperti kecanduan game online. Game online sebetulnya dapat memberikan dampak positif yaitu memberikan manfaat bagi seseorang dalam berkompetisi secara online (e-sport) dan mendatangkan keuntungan secara finansial, tapi bagi yang tidak bisa memanfaatkannya akan mendatangkan dampak negatif yaitu kecanduan game online, seperti yang di alami pelajar SMA Negeri 5 Tegal.

Berdasarkan survei yang dilakukan guru bimbingan konseling selama masa pandemi dengan menggunakan wawancara, banyak didapati pelajar yang mengalami kecanduan game online. Oleh karena itu, sebagai orang tua dapat memberikan arahan dan pengaturan jadwal penggunaan handphone dengan bijak agar pelajar tidak mengalami dampak negatif dari game online yaitu kecanduan.

Marilah bersama-sama melakukan kerjasama semua aspek mulai dari diri sendiri sebagai contoh anak agar tidak banyak menggunakan atau selalu membuka handphone, membuka manakala diperlukan saja agar anak kita sebagai pelajar dapat melihat contoh positif yang ada disekitarnya sehingga anak-anak kita dapat terhindar dari pengaruh negatif yang ditimbulkan.



Pengirim : Novita Sagitarani, S.Psi
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : wqe -  [qwe@gmail.com]  Tanggal : 27/01/2022


   Kembali ke Atas